Psychopath Logic
Resensi berasal dari bahasa Belanda resentie dan bahasa Latin recensio, recensere atau juga revidere yang artinya mengulas kembali. [Wikipedia]
◉ Judul: Psychopath Logic
◉ Penulis: Cliven-Zia
◉ Penerbit: Galaxy Media
◉ Cetakan: 2018/2019
◉ Tebal halaman: 200
◉ Harga: ± 65k
Sinopsis buku
"Syukurlah ternyata aku berhasil menyimpan mayat mereka tanpa diketahui."
Logika seorang psikopat sangatlah berbeda dengan manusia normal. Dan ini merupakan kisah mereka, yang akan membuatmu lebih waspada dengan para psikopat di sekitarmu.
Selamat bertemu dengan Rosie, Tio, Bella, Peter, Ted, dan Tanaka.
Isi resensi:
Buku ini menceritakan tentang kehidupan seorang psikopat dengan sudut pandang mereka sendiri, dimana para pemain peran masing-masing memiliki cerita sendiri mereka bernama Rosie, Tio, Bella, Peter, Ted, dan Tanaka. Cerita Psychopath Logic sendiri tidak jauh dari kehidupan dunia yang berhubungan dengan pembullyan di sekolah, pertemanan, perselingkuhan hingga perceraian.
Sehingga cukup mudah dipahami apa yang sedang diceritakan setiap tokoh. Di buku juga disertai barcode agar kita bisa memainkan musik sambil membaca cerita nya.
Kelebihan buku
Bahasa yang digunakan sederhana dan mudah dipahami. Selain itu, cerita yang di berikan juga cukup singkat sehingga setiap tokoh memiliki kisah yang berbeda.
Di awal halaman sebelum membaca diberitahukan bahwa cerita ini semata-mata hanya sebagai media hiburan, dan bukan untuk dicontoh di dunia nyata. Didalam buku juga disertai ilustrasi para tokoh, tidak hanya cerita para tokoh saja di buku ini juga terdapat cerita pendek yang seru untuk dibaca.
Kekurangan buku
Kekurangan yang ada didalam buku ialah adanya beberapa cetakan tulisan yang miring sehingga terlihat sedikit kurang rapi.
°°°
Namun, selain hal itu menurut saya cerita ini sudah bagus apalagi dilengkapi dengan kisah-kisah psikopat di dunia nyata. Sebut saja salah satunya yaitu "Countess Elizabeth Bathory" seorang wanita bangsawan yang mandi darah wanita muda agar ia selalu awet muda.
Berikut beberapa kalimat yang sangat menarik didalam buku Psychopath Logic;
- Kembang api yang kutukar dengan dinamit berhasil meledakkan mereka semua. Sungguh... ini perayaan tahun baru yang sangat indah...
- "Maaf Tuan, orang mati sebaiknya tetap di bawah sana, tidak boleh keluar!"
- Padahal tadi aku hanya menusuk mata dan perutnya berkali-kali tapi dia malah mati. Yah... mungkin sudah takdirnya.
- Memaafkan dia itu adalah urusan Tuhan. Namun mendekatkan dia ke sisi Tuhan, itu urusanku.
- 'Yang pertama gerak, mati!' Dan di depan tulisan, juga ada aku yang berdiri menatap mereka. Aku...sang algojo dalam permainan ini. Sungguh... Ini permainan yang memacu adrenalin.
- "Syukurlah ternyata aku berhasil menyimpan mayat mereka tanpa diketahui."
- "Apakah kau tak melihat? Kami sedang mencoba menirukan manusia."
- "Aku juga berani taruhan kalau korban selanjutnya adalah penyewa di tingkat ini."
~fin.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar